Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mood’s Ratings memangkas outlook peringkat Pemerintah Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Namun lembaga pemeringkat ini tetap mempertahankan peringkat utang jangka panjang mata uang lokal dan asing di level Baa2.
Moody’s menilai arah kebijakan pemerintah kian sulit diprediksi sehingga berpotensi melemahkan efektivitas kebijakan dan kredibilitas pemerintah di mata investor.
Jika kondisi ini berlanjut, kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia dapat tergerus.
Meski demikian, Moody’s masih melihat ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan bertahan di kisaran 5% dan pengelolaan fiskal dinilai masih relatif pruden.
Baca Juga: Airlangga: Stimulus Pemerintah Berhasil Dorong Ekonomi Tumbuh pada Kuartal IV-2025
Namun, Moody’s menyoroti meningkatnya fokus belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan, terutama melalui program sosial. Di sisi lain, basis penerimaan negara dinilai masih lemah sehingga berpotensi menekan ruang fiskal ke depan.
Moody’s juga mencermati pembentukan Danantara. Menurutnya, ketidakjelasan terkait tata kelola, pendanaan, dan prioritas investasi dinilai dapat menambah ketidakpastian kebijakan serta memunculkan risiko fiskal di kemudian hari.
Ke depan, outlook dapat kembali stabil jika konsistensi dan kejelasan kebijakan meningkat.
Sebaliknya, tekanan terhadap peringkat dapat muncul jika defisit fiskal melebar tanpa dukungan penerimaan yang memadai atau jika stabilitas ekonomi dan pasar keuangan terganggu.
Selanjutnya: Diskon Minyak Rusia ke China Pecahkan Rekor, Imbas Potensi Setop Impor India
Menarik Dibaca: 4 Zodiak Paling Red Flag, Ada yang Terlalu Posesif dan Tidak Konsisten!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












