kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Ke Australia, Jokowi akan tandatangani rencana aksi IA-CEPA 2020-2024


Minggu, 09 Februari 2020 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan arahan pada Rakornas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2/2020).Kunjungi Australia, Jokowi akan tandatangani rencana aksi IA-CEPA 2020-2024. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

Asal tahu saja, berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemdag) pada tahun 2019 Indonesia mengalami defisit US$ 3,19 miliar. Defisit tersebut melebar dari tahun sebelumnya sebesar US$ 3 miliar.

Ekspor Indonesia ke Australia mengalami penurunan sebesar 17,6%. Pada tahun 2019 ekspor Indonesia ke Australia sebesar US$ 2,32 miliar sedangkan tahun 2018 sebesar US$ 2,81 miliar.

Baca Juga: Jokowi: Insan pers adalah teman saya

Sementara angka impor Indonesia dari Australia juga turun sebesar US$ 5,33%. Impor Indonesia dari Australia tahun 2019 sebesar US$ 5,51 miliar, sedangkan tahun 2018 sebesar US$ 5,82 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×