kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 8.014   -2,55   -0,03%
  • KOMPAS100 1.125   -0,50   -0,04%
  • LQ45 814   1,84   0,23%
  • ISSI 286   -0,56   -0,20%
  • IDX30 430   1,48   0,34%
  • IDXHIDIV20 522   4,96   0,96%
  • IDX80 126   0,09   0,07%
  • IDXV30 142   1,28   0,91%
  • IDXQ30 138   0,68   0,49%

Kapolri: Tak ada lagi cerita buruh blokir jalan


Senin, 12 November 2012 / 20:39 WIB
Kapolri: Tak ada lagi cerita buruh blokir jalan
ILUSTRASI. Sepeda lipat Police Milan 8SP edisi Rans 2.0


Reporter: Fahriyadi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kapolri, Jenderal Polisi Timur Pradopo mempersilahkan adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh buruh. Namun, Ia meminta unjuk rasa dilakukan tidak melanggar undang-Undang.

"Kami persilakan Serikat Pekerja (SP) berunjuk rasa sesuai Undang-Undang tapi jangan mengganggu ketertiban umum," kata Kapolri usai menghadiri Rapat Koordinasi Buruh di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (12/11).

Menurut Timur, penegakan hukum dilakukan bila langkah-langkah persuasif tidak berhasil membuat suasana kondusif. "Jadi ke depan ada lagi cerita memblokir jalan tol saat unjuk rasa buruh karena mengganggu ketertiban umum," katanya.

Seperti diketahui, Menko Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah berupaya menjaga ketertiban dalam setiap aksi yang dilakukan buruh. Menurut Hatta hal-hal yang berkaitan dengan sweeping, aksi pengrusakan, dan pemaksaan harus ditindak sesuai hukum untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×