kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kapolri: Rusuh Batam Tidak Terkait Mayday dan Tidak Meluas


Jumat, 23 April 2010 / 14:15 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menepis kabar kerusuhan buruh itu terkait hari buruh yang beken disebut mayday pada 1 Mei nanti. Kerusuhan yang terjadi di galangan kapal PT Drydock itu dipicu perselisihan antara pekerja asal India dan pekerja lokal.

"Tidak ada kaitannya dengan Hari Buruh (1 Mei)," ujar Kapolri usai rapat di Istana Wakil Presiden, Jumat (23/4).

Kapolri juga menjamin kerusuhan itu tidak berkembang ke wilayah lain di Batam. “Situasi sudah kondusif dan semua pihak sudah ditenangkan," kata Kapolri.

Saat ini, kata Kapolri, pihak kepolisian di Batam sedang memeriksa 15 orang saksi dan satu tenaga kerja asing yang diduga sebegai pemicu kerusuhan. Kapolri menungkapkan, polisi sedang mencari ada tidaknya unsur pidana serta mengumpulkan alat bukti," kata dia.

Hingga kini, polisi mencatat sebanyak sembilan pekerja luka-luka, termasuk lima pekerja asing akibat kerusuhan itu. Kerusuhan bisa
diredam dalam setelah polisi menerjunkan Brimob sebanyak tiga Satuan Setingkat Kompi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×