kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

KAI akan sambungkan jalur kereta api Bandung dan Cirebon langsung ke Bandara Soetta


Jumat, 29 Maret 2019 / 15:05 WIB


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama anak perusahaannya PT Railink berencana sambungkan jalur Bandung dan Cirebon langsung ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sehingga bila proyek tersebut jalan maka masyarakat dari luar kota tak perlu berhenti di Gambir terlebih dahulu untuk transit.

Rencana memperpanjang rute perjalanan hingga ke Bekasi masih dalam tahap mengkaji jenis dan jumlah armada yang akan dikerahkan. Sebab program ini akan mengintegrasikan kereta jarak jauh, yakni Argo Parahyangan dan Cirebon Ekspres

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro menjelaskan saat ini sedang dikaji armada mana yang visible, “Kita tidak bisa pakai relling sekarang karena pakai listrik, sedangkan kereta yang akan diintegrasikan ke Soetta jenisnya KRDE atau bahan bakar diesel,” ujarnya kepada kontan.co.id (28/3).

Edi menyatakan gagasan ini akan segera direalisasikan karena potensi penumpang cukup besar. Namun peluang itu belum memberi kepastian berapa banyak armada yang akan ditambah. “Harus ada visibilitas-nya. Sedangkan kami masih belum sampai pada hitungan riil,” jelasnya.

Rencananya kereta ini akan melintas di trayek sepanjang 126 kilometer (km)-130 km. Nantinya penumpang kereta jarak jauh hanya perlu membeli tiket satu kali dan bisa turun di stasiun Bekasi langsung melanjutkan perjalanan ke Bandara Soetta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×