kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.830   64,00   0,36%
  • IDX 6.421   -20,08   -0,31%
  • KOMPAS100 840   -2,07   -0,25%
  • LQ45 637   -2,89   -0,45%
  • ISSI 224   -0,95   -0,42%
  • IDX30 354   -1,94   -0,54%
  • IDXHIDIV20 441   -2,37   -0,53%
  • IDX80 96   -0,30   -0,31%
  • IDXV30 122   -0,05   -0,04%
  • IDXQ30 114   -0,81   -0,70%

Jokowi tegaskan tidak ada pembubaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19


Senin, 27 Juli 2020 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kiri)


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menegaskan tidak melakukan membubarkan terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19).

Kerja Gugus Tugas akan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Hal itu dilakukan setelah presiden membuat Komite Penanganan Covid-19.

"Perlu saya tekankan tidak ada pembubaran Satgas Covid-19 baik di pusat dan daerah. Semua harus bekerja keras," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas secara virtual di Istana Merdeka, Senin (27/7).

Menurut Presiden, pembentukan Komite Penanganan Covid-19 ditujukan untuk menyeimbangkan penanganan Covid-19 yang tidak hanya dari sektor kesehatan, tetapi juga untuk penanganan mengatasi krisis di sektor ekonomi.

Baca Juga: Anggaran Covid-19 baru terserap 19%, serapan sektor kesehatan masih mini

Meski begitu, Jokowi tetap menegaskan bahwa sektor kesehatan masih menjadi prioritas utama. Krisis kesehatan masih terus berlangsung hingga vaksin untuk Covid-19 bisa ditemukan.

"Penanganan kesehatan jadi prioritas. Tidak boleh mengendur sedikitpun," terang Jokowi.

Asal tahu saja secara global Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 16 juta orang dengan angka kematian hingga 646.000. Dan, di Indonesia sendiri jumlah kasus positif Covid-19 hingga 26 Juli 2020 sebanyak 98.778 kasus dengan kematian sebanyak 4.781 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×