kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Jokowi tegaskan tak hanya peserta BPJS yang dapat vaksin Covid-19


Jumat, 18 Desember 2020 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Jokowi tegaskan tak hanya peserta BPJS yang dapat vaksin Covid-19


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 akan diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dia pun menegaskan, vaksinasi Covid-19 tak ada kaitannya dengan kepesertaan BPJS.

"Jadi vaksinasi itu untuk semua rakyat tidak terkecuali, supaya kita bisa hidup normal, dan tidak ada kaitannya dengan anggota BPJS. Kan ada isu yang divaksin yang memiliki kartu BPJS. Tidak, seluruh warga bisa mengikuti," ujar Jokowi saat memberikan bantuan modal kerja, Jumat (18/12).

Jokowi menjelaskan, nantinya vaksinasi Covid-19 pun akan diatur oleh kelurahan atau puskesmas di wilayah masing-masing.

Sebelumnya, Jokowi pun meminta agar tidak ada masyarakat yang menolak untuk divaksinasi. Apalagi, menurutnya serangkaian proses produksi vaksin ini sudah diikuti oleh Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dia juga menyebut setidaknya harus ada sekitar 70% masyarakat Indonesia yang divaksinasi Covid-19. Jumlah ini sekitar 182 juta penduduk Indonesia. Menurutnya, dengan begitu maka akan muncul kekebalan kelompok (herd immunity).

Adapun, pemerintah sudah mendatangkan sekitar 1,2 juta vaksin Covid-19 dari Sinovac. Namun, sebelum bisa digunakan, vaksin tersebut masih menunggu izin dari BPOM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×