kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Jokowi tantang kapal asing curi ikan di Indonesia


Rabu, 29 Juni 2016 / 13:57 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menantang para nelayan asing untuk kembali mencuri ikan di perairan Indonesia. Jokowi mengatakan, Indonesia tidak seperti dahulu yang lemah di sektor keamanan laut dalam menangani illegal fishing .

Indonesia kini telah memiliki Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal (Satgas 115). "Sekarang, coba silakan (kapal asing pencuri ikan) masuk. Silakan main-main kalau ingin mencoba Satgas 115. Itu kalau ingin mencoba," ujar Jokowi dalam acara pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Satgas 115 di Istana Merdeka, Rabu (29/6/2016).

Jokowi menegaskan, unsur-unsur keamanan laut Tanah Air kini juga sudah kompak dan efektif dalam memberantas kapal asing pencuri ikan. Tidak ada lagi yang namanya ego sektoral dalam bekerja.

"Bertahun-tahun kelemahan kita ini egosektoral. Antarlembaga tidak bekerja sama. Antarkesatuan tidak bekerja sama. Sehingga itu dilihat mereka dan berani masuk. Enggak mungkin mereka berani masuk tanpa kalkulasi," ujar Jokowi.

Catatan Jokowi, sejak dia memerintahkan menenggelamkan kapal pencuri ikan, Satgas 115 sudah menenggelamkan sebanyak 176 kapal. Angka itu dianggap besar jika dibandingkan dengan negara lain. Presiden meminta kekompakan tersebut dijaga dan diteruskan agar menjadi etos kerja.

(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×