kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Jokowi: Sumpah Pemuda berarti tak ada tawuran lagi


Senin, 29 Oktober 2012 / 09:40 WIB
Promo HokBen terbaru berlaku tanggal 17 Agustus 2021, spesial di perayaan hari kemerdekaan Indonesia, 


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can


JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berpesan, Sumpah Pemuda perlu dihayati oleh masyarakat untuk meningkatkan kembali persatuan di kalangan anak muda sehingga tak ada konflik.

"Apalagi, kita ini juga satu kota. Lupakanlah tawuran," ujar Joko Widodo usai bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin (29/10).

Jokowi mengatakan, kesadaran berbangsa dan berbahasa satu Indonesia dapat menghindari kesalahpahaman yang dapat menimbulkan konflik. Namun, Jokowi mengungkapkan perlunya ada ruang bagi pemuda-pemudi yang memiliki banyak energi supaya dapat tersalurkan dan menjadikan sesuatu yang berguna bagi ibukota dan negara.  "Perlu ruang interaksi, kreatif supaya bisa saling sapa. Ini perlu dibangun," kata Jokowi. span class="Apple-converted-space">(Nicolas Timothy/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×