kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jokowi setujui provinsi baru di Papua


Selasa, 10 September 2019 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Jokowi menemui tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui usulan pemekaran provinisi di wilayah Papua. Sebelumnya tokoh masyarakat Papua mengusulkan pemekaran lima provinsi baru. Namun dari lima usulan provinsi baru tersebut hanya akan direalisakan dua provinsi hingga tiga provinsi.

"Mengenai yang berkaitan dengan pemekaran, ya jangan banyak-banyak dulu," ujar Jokowi di Istana Negara, Selasa (10/9).

Usulan itu harus dilengkapi oleh kajian dan dipastikan berasal dari masyarakat. Jokowi bilang pemekaran provinsi memungkinkan dilakukan mengingat ada undang-undang (UU) yang menjadi landasan hukum. "Karena UU sudah mendukung ke sana," terang Jokowi.

Baca Juga: Masyarakat Papua dan Papua Barat usul pemekaran lima provinsi baru

Namun, saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium pemekaran daerah. Sejak tahun 2014 lalu telah ada 314 daerah yang mengusulkan pemekaran.

Mengenai pemekaran, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto bilang masih dalam kajian. Meski pun presiden telah memastikan memenuhi usulan pemekaran tersebut.

"Itu semua kan baru masukan, soal pemekaran beliau mengatakan nanti akan ada satu pertimbangan. Kita lihat saja nanti," jelas Wiranto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×