kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Saya harapkan batik semakin bisa dikembangkan sebagai sebuah brand Indonesia


Kamis, 01 Agustus 2019 / 10:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap batik dapat menjadi brand unggulan Indonesia di kancah internasional.

Pasalnya potensi tersebut telah dimiliki oleh batik Indonesia. Batik yang telah tercatat di Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) bisa menjadi pendongkrak daya saing.

"Saya harapkan batik semakin bisa dikembangkan sebagai sebuah brand Indonesia," ujar Jokowi saat ikut membatik di acara batik kemerdekaan di Stasiun MRT Bundaran HI, Kamis (1/8).

Selain daya saing produk, Jokowi juga berharap ada regenerasi pembatik. Sehingga angkatan pembatik tidak berhenti dan bisa dilanjutkan oleh generasi remaja dan anak-anak.

Pada acara batik kemerdekaan, di mulai acara membatik pada kain sepanjang 74 meter. Angka 74 disesuaikan dengan usia Republik Indonesia yang akan dirayakan 17 Agustus mendatang.

Pada kegiatan tersebut Jokowi beserta ibu negara Iriana Joko Widodo ikut membatik. Jokowi bilang membatik perlu waktu untuk menciptakan hasil yang bagus. "Kalau hanya 5 menit suruh membatik bagus gimana, membatik itu harus sabar, pikirannya dingin, pelan-pelan, dihayati, dinikmati," terang Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×