kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.936   44,00   0,25%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Jokowi: Rasio elektrifikasi nasional capai 92%


Rabu, 16 Agustus 2017 / 11:56 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah mendorong peningkatan rasio elektrifikasi nasional sebagai salah satu bagian upaya pemerataan yang dilakukan pemerintah. Hasilnya, di Maret 2017, rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 92%.

Meski demikian, ada desa-desa yang baru bisa merasakan layanan listrik. Bahkan, pelayanan tersebut baru bisa dirasakan setelah 72 tahun Indonesia merdeka.

"Dalam sidang yang terhormat ini, saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada warga Desa Wogalirit, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, setelah 72 tahun merdeka, sekarang akhirnya bisa menikmati layanan listrik," kata Jokowi saat Pidato Kepresidenan di Gedung MPR/DPR, Rabu (16/8).

Lebih lanjut menurut Jokowi, keinginan pemerintah untuk melakukan pemerataan yang berkeadilan bukan hanya sekadat slogan. Pemerintah lanjut dia, harus betul-betul mewujudkannya secara konkret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×