kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi prihatin penyerapan APBD masih 71%


Senin, 23 Desember 2013 / 14:46 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) di Bursa Efek Indonesia.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013 baru terserap sebesar 71 persen, masih jauh dari target yang ditentukan.

"Ini masih 71 persen. Tapi nanti saya kira akhir tahun akan kelihatan," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (23/12/2013).

Jokowi mengatakan, masih belum terserapnya anggaran sesuai target, yakni 97 persen lantaran masih ditemukan beberapa masalah di lapangan, yang paling besar yakni masalah pembebasan lahan.

"Paling banyak itu masalah pembelian lahan. Ternyata lahannya masih ada problem dokumen sengketa. Yang dulu diperkirakan tidak ada masalah sengketa, tapi ternyata ada klaim. Itu yang banyak sehingga yang banyak gagal seperti itu," ucap Jokowi.
A

kibat banyaknya proyek pembebasan lahan atau pembelian lahan yang gagal, mantan Walikota Solo ini menjelaskan banyak Sisa Lebih Pagu Anggaran (SiLPA). Namun ia tidak ingin membeberkan berapa SiLPA yang dihasilkan dari proyek yang gagal tersebut.

"Ya tidak tahu. Yang jelas pasti gede SiLPA-nya," tutur Jokowi. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×