kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jokowi Optimistis Indonesia Akan Tutup Seluruh Pembangkit Batubara pada 2050


Selasa, 18 April 2023 / 04:45 WIB
Jokowi Optimistis Indonesia Akan Tutup Seluruh Pembangkit Batubara pada 2050


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang melakukan transformasi ekonomi melalui inovasi dan teknologi. Menurutnya saat ini Indonesia menjalankan dua strategi besar, yaitu hilirisasi industri serta ekonomi hijau.

Jokowi mengatakan, dalam ekonomi hijau, Indonesia berkomitmen kuat menjaga keberlangsungan lingkungan. Ditargetkan, pada tahun 2025, sebanyak 23% energi berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT).

"Di tahun 2025 energi berasal dari energi baru terbarukan, dan di tahun 2050 seluruh pembangkit batubara ditutup. We walk the talk, not only talk the talk," kata Jokowi dalam pembukaan Hannover Messe 2023 yang disiarkan Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/4).

Baca Juga: Kunjungan Jokowi ke Jerman Hasilkan 18 Kesepakatan Business to Business

Meski demikian, menurutnya Indonesia harus memastikan bahwa transisi energi dapat menghasilkan energi yang terjangkau bagi masyarakat. Dan hal tersebut membutuhkan investasi dan pembiayaan yang besar.

"Setidaknya US$ 1 triliun sampai 2060. Indonesia mengundang investor dari Jerman untuk mengembangkan ekonomi hijau di Indonesia. Sekali lagi, Indonesia sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama,” ujarnya.

Ia melanjutkan, Indonesia diberkahi dengan potensi sumber daya alam melimpah, bonus demografi, pasar yang besar dan ekonomi yang terjaga. Hal tersebut menjadi modal bagi Indonesia sebagai pemain besar di industri electric vehicle (EV).

Ia juga menegaskan, Indonesia terbuka dalam investasi dan kerjasama utamanya dalam hilirisasi. "Sampai tahun 2040, ada 21 komoditas dalam peta jalan hilirisasi, diproyeksikan mencapai nilai investasi US$ 545,3 miliar,” kata Jokowi.

Baca Juga: Presiden Tegaskan Indonesia Terbuka untuk Investasi di Pembukaan Hannover Messe 2023

Sebagai informasi, Jokowi bersama dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz menghadiri upacara pembukaan Hannover Messe 2023 yang diadakan di Hannover Congress Centrum, Hannover.

Peresmian oleh kedua pemimpin negara ini menandakan dimulainya pameran tahunan yang telah berjalan selama lebih dari 74 tahun tersebut.

Indonesia mengangkat tema Making Indonesia 4.0 dalam Hannover Messe 2023. Tema tersebut sangat relevan bagi Indonesia yang sedang melakukan transformasi ekonomi melalui inovasi dan teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×