kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi mulai bahas program kerja utama 2016


Senin, 25 Mei 2015 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Presiden Director Indonesia Battery Corporation Toto Nugroho menjadi pembicara dalam sesi diskusi State-Owned Enterprises (SOE) International Conference di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Selasa (18/10/2022). Diskusi itu membahas Komitmen BUMN terhadap Net Zero Emission. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai membahas berbagai program kerja utama di tahun 2016. Ada beberapa program kerja di sejumlah kementerian yang menjadi topik pembahasan dalam rapat kabinet terbatas (Ratas) hari ini.

Beberapa program itu di antaranya, yang berkaitan dengan bidang nelayan, pertanian, pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah, infrastruktur, dan energi. "Ini perlu dirapatkan, karena akan menjadi konsentrasi kita nantinya dalam program 2016," ujar Jokowi, Senin (25/5) di kantor Presiden, Jakarta.

Semua program itu menjadi konsentrasi utama, karena berkaitan langsung dengan masyarakat kecil, baik di perbatasan, maupun di perkotaan. Misalnya untuk nelayan, pemerintah akan fokus membuat program yang mendorong pemberdayaan nelayan.

Begitupula di sektor pariwisata. Pengembangan pariwisata harus fokus menjangkau Indonesia bagian timur. Sementara untuk industri UMKM, pemerintah ingin mengembangkan jiwa kewirausahaan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×