kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Jokowi: Moratorium proyek infrastruktur perlu untuk evaluasi


Selasa, 20 Februari 2018 / 11:07 WIB
Kondisi tiang girder yang rubuh di proyek jalan tol Becakayu.


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengatakan perlu ada evaluasi secara menyeluruh teratur proyek-proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

Hal ini menyusul insiden ambruknya tiang girder tol Becakayu di Jalan Di Panjaitan, Jakarta Timur, dini hari tadi. "Ini keputusan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk saya kira untuk evaluasi total. Karena memang pekerjaannya banyak sekali. Ada yang jadinya masih 2023, ada yang 2020, ada yang untuk ngejar Asian Games, ya memang seperti itu," ungkap Jokowi pasca pelantikan 17 duta besar di Istana Negara, Selasa (20/2).

Presiden juga menyampaikan memang perlu pengetatan pengawasan. "Saya hanya sampaikan, pengawasan terhadap infrastruktur, konstruksinya, terutama konstruksi-konstruksi di atas memerlukan pengawasan yang lebih ketat lagi, karena pembangunan kita ini kan tidak hanya di satu tempat, banyak sekali tempat," tambah Jokowi.

Sehingga memerlukan pengawasan yang rutin dan juga ketat. Dengan begitu ia berharap segala kelalaian, baik kesalahan-kesalahan mendirikan komponen-komponen yang mendukung, konstruksi itu tidak terulang lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×