kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.720   -139,28   -2,03%
  • KOMPAS100 894   -21,76   -2,38%
  • LQ45 658   -12,02   -1,79%
  • ISSI 243   -5,16   -2,08%
  • IDX30 371   -5,66   -1,50%
  • IDXHIDIV20 455   -6,24   -1,35%
  • IDX80 102   -2,09   -2,01%
  • IDXV30 130   -1,95   -1,48%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Jokowi minta persiapan pembenahan lima zona di Labuan Bajo


Senin, 20 Januari 2020 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan khsusus pengangkut wisatawan di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Permasalahan hukum pun harus diselesaikan bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Banyaknya masalah tanah yang menjadi sengketa dinilai menghambat bagi investor.

Infrastruktur pembuangan sampah harus segera disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Baik untuk sampah laut mau pun sampah darat.

Baca Juga: Tahun ini akan ada 70 persetujuan penghindaran pajak berganda

"Saya harapkan nanti di Kementerian PUPR dan KLHK juga menyiapkan infrastruktur untuk pembuangan sampah," tegas Jokowi.

Selain infrastruktur terkait penampungan sampah, Jokowi juga meminta penyiapan infrastruktur untuk air baku. Pasalnya masalah air masih menjadi hambatan perkembangan investasi di Labuan Bajo.

Berkaitan dengan keamanan, Jokowi meminta kesiapan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal itu untuk menjamin wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

Baca Juga: Begini komentar KPK soal Yasonna jadi tim hukum PDI-P terkait kasus Harun Masiku

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×