kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jokowi minta penghapusan tarif dagang ke Putin


Kamis, 19 Mei 2016 / 07:26 WIB
Jokowi minta penghapusan tarif dagang ke Putin


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Nilai perdagangan RI- Rusia anjlok tajam. Berdasarkan data yang dimiliki Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk periode 2015 kemarin saja, nilai perdagangan RI- Rusia hanya mencapai US$ 1,98 miliar.

Angka ini, anjlok 25% atau US$ 660 juta jika dibandingkan 2014. Atas dasar itulah, Jokowi saat bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin meminta agar nilai perdagangan tersebut bisa ditingkatkan kembali.

Agar upaya tersebut salah satunya dia usulkan dengan menghapus sejumlah hambatan tarif yang terjadi dalam hubungan perdagangan dua negara. "Hambatan tarif tersebut termasuk untuk minyak kelapa sawit, ikan, dan produk pertanian," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Arie Dwipayana, Tim Komunikasi Presidan Kamis (19/5) pagi.

Di samping itu Jokowi juga mengatakan perlu dibuka akses pasar yang lebih besar antar dua negara sehingga kontak dan perdagangan langsung antar pelaku usaha di dua negara bisa ditingkatkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×