kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Kartu sakti Jokowi beredar di kalangan mampu


Selasa, 17 Mei 2016 / 20:32 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rahayu Saraswati, Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Gerindra menilai, pelaksanaan dan pendistribusian program "Kartu Sakti" Jokowi sampai saat ini masih buruk. Berdasarkan temuan lapangan yang dia dapati saat berkunjung ke daerah pemilihannya pada masa reses lalu, penyaluran kartu tersebut banyak tidak tepat sasaran.

"Ada masyarakat yang harusnya dapat tidak dapat, sebaliknya, yang tidak berhak malah mendapatkan," kata perempuan dari daerah pemilihan Jawa Tengah IV ini dalam Rapat Paripurna DPR Selasa (17/5).

Istilah kartu sakti Jokowi merujuk pada Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), namun tak dijelaskan kartu mana yang mengalami penyimpangan distribusi tersebut. 

Rahayu mengaku heran, kenapa masalah tersebut bisa terjadi. Padahal, DPR melalui Komisi VIII beberapa waktu lalu telah menyetujui penambahan anggaran untuk verifikasi dan validasi data penerima kartu.

"Tapi herannya, itu tidak dipakai, data yang dipakai data 2011," katanya.

Atas permasalahan itulah, Rahayu mendesak kepada pimpinan DPR untuk minta penjelasan dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×