kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Jokowi minta Arab Saudi tambah 10.000 kuota haji


Jumat, 09 September 2016 / 10:50 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Arab Saudi menambah jumlah kuota haji Indonesia sampai dengan 10.000. Selain itu, dia juga meminta Arab agar kuota haji negara lain yang tidak dipakai, bisa digunakan jamaah haji asal Indonesia.

Pramono Anung, Sekretaris Kabinet mengatakan, permintaan tersebut disampaikan langsung ke Pangeran Abdullah di sela- sela KTT G-20 pekan lalu. "Selain itu, Presiden juga minta, jemaah haji yang sudah berangkat dari negara tetangga juga ditangani," katanya di Komplek Istana Negara Jumat (9/9).

Tahun ini, pemerintah menetapkan kuota haji tak lebih dari 155.200. Kekurangan kuota dan daftar tunggu haji yang panjang menjadi penyebab munculnya kasus 177 WNI yang menggunakan jalur Filipina untuk naik haji secara ilegal. 

Pramono mengatakan, permintaan tersebut disampaikan Presiden Jokowi sebagai salah satu upaya untuk mengurangi masa tunggu haji. "Sekarang itu, untuk berhaji, waktu tunggunya bisa mencapai 20 tahun," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×