kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.978   5,00   0,03%
  • IDX 9.062   -72,22   -0,79%
  • KOMPAS100 1.247   -8,62   -0,69%
  • LQ45 878   -6,48   -0,73%
  • ISSI 332   -2,39   -0,72%
  • IDX30 448   -6,00   -1,32%
  • IDXHIDIV20 524   -14,36   -2,67%
  • IDX80 139   -0,90   -0,65%
  • IDXV30 144   -4,66   -3,13%
  • IDXQ30 143   -2,58   -1,77%

Jokowi minta AIIB bangun kantor di Indonesia


Sabtu, 03 September 2016 / 09:45 WIB
Jokowi minta AIIB bangun kantor di Indonesia


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta China untuk membangun kantor pusat Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) di Indonesia. Permintaan tersebut dia sampaikan saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China, Xi Jinping, Jumat (2/9) kemarin.

Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri mengatakan, permintaan tersebut dilakukan karena saat ini banyak infrastruktur di Indonesia yang didanai dengan dana AIIB. "Ada satu proyek yang dinamakan Urban Slum Development Project. Ini juga dibahas oleh kedua presiden, itu mendapat pendanaan dari AIIB," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin Jumat (2/9) malam.

Retno mengatakan, permintaan tersebut disetujui Presiden Xi Jinping. Tapi, presiden China tersebut belum memberi kepastian kapan pembangunan tersebut akan dilakukan.

Sebagai catatan saja, AIIB merupakan bank simpan pinjam yang dibentuk China. Bank ini dibentuk sebagai sumber pendanaan negara yang membutuhkan modal untuk pembangunan. Indonesia merupakan salah satu anggota bank tersebut.

Indonesia pada tahun 2015 lalu ikut menyetor modal sebesar US$ 672,1 juta. Dengan upaya itu, pemerintah berharap bisa mendapat pembiayaan lebih besar dari modal disetor dari bank tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×