kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.873   -62,00   -0,35%
  • IDX 5.837   -59,50   -1,01%
  • KOMPAS100 756   -8,23   -1,08%
  • LQ45 577   -7,01   -1,20%
  • ISSI 202   -1,09   -0,54%
  • IDX30 327   -4,04   -1,22%
  • IDXHIDIV20 403   -4,41   -1,08%
  • IDX80 86   -0,94   -1,08%
  • IDXV30 109   -0,68   -0,62%
  • IDXQ30 105   -1,28   -1,20%

Jokowi: Kim Jong Un undang saya ke Korea Utara


Rabu, 13 Agustus 2014 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Jababeka Tbk (KIJA).


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengundang presiden terpilih Joko Widodo melawat ke negaranya. Undangan tersebut disampaikan melalui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Su Young.

"Saya diundang ke sana (Korea Utara) setelah pelantikan," ujar Jokowi seusai bertemu Su Young di Balaikota Jakarta, Selasa (13/8) sore.

"Mesti ya saya jawab, 'ya dengan senang hati'," sambung Jokowi.

Sambutan atas undangan tersebut, lanjut dia, tetap dalam koridor penghormatannya atas proses sengketa pemilihan presiden di MK (Mahkamah Konstitusi).

Kunjungan Ri Su Young ke Jokowi dalam rangka menyampaikan ucapan selamat dari Kim Jong Un atas terpilihnya Jokowi-Jusuf Kalla menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia.

Jokowi melanjutkan, melalui Menlu Ri Su Young, Kim Jong Un berharap hubungan Indonesia-Korea Utara, terutama di bidang ekonomi dan kebudayaan, bisa diperkuat pada masa yang akan datang.

Pada Rabu siang, Su Young diketahui bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara. Dalam sambutannya, SBY berharap hubungan antara Indonesia dan Korut pada masa depan dapat dilanjutkan. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×