kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Jokowi ketularan ngomong bocor


Jumat, 27 Juni 2014 / 08:47 WIB
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Senin 30 Januari 2023, Cek Sebelum Tukar Valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/25/05/2021.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Terkait prospek industri kreatif di Indonesia, Jokowi menegaskan bahwa hal itu adalah masa depan anak muda Indonesia. Dari pengalamannya bertemu sejumlah pegiat industri kreatif, banyak di antara mereka yang telah memiliki kompetensi kelas internasional namun tidak diakomodir pemerintah.

"Kalian tau perusahaan game terbesar di Indonesia ini apa? Gameloft. Itu banyak sekali anak muda kita, pemiliknya dari mana? Ya negara lain," kata Jokowi dalam pertemuan antara penggiat dunia maya atau yang biasa disebut netizen, di Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014) tengah malam.

"Banyak anak muda kita yang mendunia, tapi porsinya kecil-kecil, padahal itu potensi. Harus ini yang diambilalih oleh pemerintah," tegas Jokowi.

Jika telah memiliki ruang kreasi sendiri, duta besar Indonesia di seluruh negara tidak akan hanya menjadi duta diplomasi politik, melainkan harus menjadi diplomasi dagang. Para dubes, kata Jokowi, tidak hanya piawai dalam mengurusi soal hubungan dua negara, melainkan juga harus pandai dalam mempromosikan produk industri kreatif itu.

"Industri kita itu kurangnya di situ. Bocornya ya itu. He-he-he. Kok saya jadi ketularan ngomong bocor," ujarnya.

Dengan sentuhan manajemen dagang yang baik, Jokowi yakin produk industri kreatif anak muda di Indonesia bakal mendunia. Dia mencontohkan, misalnya menyaingi budaya Korean Pop (K-Pop) yang kini tengah akrab di pasar Indonesia. ( Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×