kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Jokowi: Kesehatan merupakan fokus utama, setelah itu restart ekonomi


Senin, 07 September 2020 / 14:50 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan untuk fokus pada penanganan kesehatan virus corona (Covid-19).

Jokowi menegaskan agar seluruh jajarannya fokus pada penanganan kesehatan. Krisis ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19 dinilai akan membaik bila masalah kesehatan bisa diatasi.

"Masalah kesehatan ini harus betul-betul tertangani dengan baik. Karena memang kita ingin secepat-cepatnya restart di bidang ekonomi," ujar Jokowi saat memberi pengantar dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (7/9).

Penentuan waktu untuk kembali menggenjot ekonomi dinilai penting. Jangan sampai kegiatan ekonomi kembali berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang belum teratasi.

"Jangan sampai kita urusan kesehatan, urusan covid ini belum tertangani dengan baik kita sudah menstarter restart di bidang ekonomi. Ini juga sangat berbahaya," terang Jokowi.

Baca Juga: Jelang Pilkada, klaster Covid-19 jadi perhatian

Namun, saat ini sejumlah kegiatan ekonomi di Indonesia perlahan mulai kembali. Meski pun kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah bahkan menciptakan klaster penularan di industri dan perkantoran.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada hari Minggu (7/9) jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 194.109 kasus. Dari kasus tersebut sebanyak 138.575 kasus sembuh dan 8.025 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Presiden Jokowi minta Kemenkes buat desain tes Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×