CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jokowi: Kesehatan merupakan fokus utama, setelah itu restart ekonomi


Senin, 07 September 2020 / 14:50 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan untuk fokus pada penanganan kesehatan virus corona (Covid-19).

Jokowi menegaskan agar seluruh jajarannya fokus pada penanganan kesehatan. Krisis ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19 dinilai akan membaik bila masalah kesehatan bisa diatasi.

"Masalah kesehatan ini harus betul-betul tertangani dengan baik. Karena memang kita ingin secepat-cepatnya restart di bidang ekonomi," ujar Jokowi saat memberi pengantar dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (7/9).

Penentuan waktu untuk kembali menggenjot ekonomi dinilai penting. Jangan sampai kegiatan ekonomi kembali berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang belum teratasi.

"Jangan sampai kita urusan kesehatan, urusan covid ini belum tertangani dengan baik kita sudah menstarter restart di bidang ekonomi. Ini juga sangat berbahaya," terang Jokowi.

Baca Juga: Jelang Pilkada, klaster Covid-19 jadi perhatian

Namun, saat ini sejumlah kegiatan ekonomi di Indonesia perlahan mulai kembali. Meski pun kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah bahkan menciptakan klaster penularan di industri dan perkantoran.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada hari Minggu (7/9) jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 194.109 kasus. Dari kasus tersebut sebanyak 138.575 kasus sembuh dan 8.025 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Presiden Jokowi minta Kemenkes buat desain tes Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×