kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Jokowi: Jangan sampai investor kapok karena terlalu banyak ongkos di sana-sini


Kamis, 09 Desember 2021 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia. Penanganan kasus korupsi dinilai penting dalam meningkatkan investasi di Indonesia. Pada tahun 2022, target investasi di Indonesia mencapai Rp 1.200 triliun yang diharapkan dapat menggerakkan ekonomi.

"Jangan sampai investor kapok karena terlalu banyak ongkos di sana-sini, terlalu banyak ketidakpastian dan banyaknya permainan di sana-sini," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Kamis (9/12).

Oleh karena itu, perlu dibangun tata kelola pencegahan tindak koruptif. Selain itu perlu juga dibangun pelayanan yang lebih cepat dan efisien tanpa ongkos khusus.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Pemerataan infrastruktur tingkatkan investasi di luar Jawa

Jokowi mendorong penggunaan teknologi untuk digitalisasi, standarisasi dan transparansi. Selain itu perlu juga memperkuat sistem penanganan pelayanan terpadu dan peningkatan integritas aparat penegak hukum. "Kita harapkan dapat bisa menutup celah-celah penyalahgunaan wewenang dan perilaku korupsi," terang Jokowi.

Upaya pencegahan tindak pidana korupsi diperlukan selain pemberantasan dengan penangkapan. Pencegahan dilakukan dengan mengobati akar masalah sehingga kepentingan rakyat bisa terselamatkan.

Jokowi bilang dukungan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi harus terus dimanfaatkan. Penanaman budaya antikorupsi sejak dini merupakan bagian penting dari pemberantasan korupsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×