kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jokowi: Jangan ada ideologi selain Pancasila


Minggu, 01 Oktober 2017 / 12:42 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Presiden Joko Widodo menyatakan, pemerintahannya tidak peristiwa pemberontakan PKI yang terjadi di Indonesia 1965 lalu terulang. Oleh karena itulah, dia menyatakan, pemerintahannya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi ideologi selain pancasila, termasuk komunis berkembang di Indonesia.

Untuk penyebaran ajaran komunis, Jokowi bilang, pemerintahannya akan tetap memegang teguh TAP MPRS No. 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI supaya penyebaran ajaran tersebut bisa dicegah. "Komitmen saya, komitmen pemerintah jelas," katanya dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (1/10).

Presiden Joko Widodo hari ini memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Selain akan menutup ruang bagi ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, Jokowi juga menghimbau masyarakat untuk memegang teguh persatuan dan kesatuan.

Jokowi Juga mengajak masyarakat bersinergi dalam membangun bangsa. "Buat hidup kita tenang,tentram dan bersatu padu dalam menghadapi persaingan dan kompetisi global," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×