kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Jokowi ingin pertumbuhan ekonomi 2018 berkualitas


Rabu, 01 Februari 2017 / 21:06 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menginginkan agar pertumbuhan ekonomi 2018 nanti bisa berkualitas. Harapannya, pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati seluruh rakyat, mengurangi kemiskinan, ketimpangan sosial dan pendapatan, serta mengurangi pengangguran.

Pramono Anung, Sekretaris Kabinet mengatakan, atas dasar itu pemerintahan Presiden Jokowi mulai merancang program kerja 2018. "Dipersiapkan sejak awal karena presiden dan wakil presiden ingin ada perubahan persiapan, tidak terlalu mepet persiapannya supaya hasilnya berkualitas," katanya di Komplek Istana Negara, Selasa (1/2).

Agar pertumbuhan ekonomi berkualitas itu bisa terwujud, Presiden Jokowi telah memerintahkan menterinya untuk memusatkan segala daya mereka kepada upaya pengentasan ketimpangan, kemiskinan dan pengangguran. Menurutnya, momentum untuk bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi berkualitas sudah ada.

"Dari sejumlah laporan, baik dari menteri keuangan maupun menteri Bappenas pertumbuhan ekonomi 2018 akan lebih baik dibanding 2016 dan 2017.  Ini momentum, bagi pemerintah untuk bisa tumbuh secara lebih baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×