kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.166   9,00   0,05%
  • IDX 7.638   14,07   0,18%
  • KOMPAS100 1.056   -0,50   -0,05%
  • LQ45 760   -0,32   -0,04%
  • ISSI 278   0,53   0,19%
  • IDX30 405   1,12   0,28%
  • IDXHIDIV20 491   1,47   0,30%
  • IDX80 118   -0,04   -0,03%
  • IDXV30 138   0,39   0,28%
  • IDXQ30 130   0,58   0,45%

Jokowi ingin lanjutkan proyek reklamasi Jakarta


Rabu, 27 April 2016 / 15:13 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan keinginan Presiden Joko Widodo agar proyek Giant Garuda Project dan proyek reklamasi 17 pulau di sekitar Kepulauan Seribu diambil alih Pemerintah Pusat.

"Presiden tekankan proyek ini tidak dikendalikan oleh swasta, tapi sepenuhnya dalam kontrol Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yaitu DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat," ujar Pramono di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Presiden Jokowi menginginkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk menyelesaikan rencana besar proyek tersebut selama 6 bulan, selama masa moratorium pembangunan proyek reklamasi. "Presiden memberi arahan dan sekaligus minta Bappenas selama moratorium 6 bulan ini untuk selesaikan planing besar, antara program Garuda Project dengan terintegrasi bersama reklamasi 17 Pulau," kata Pramono.

Mengenai proyek reklamasi yang sudah berjalan, Pramono mengatakan akan dilakukan pembenahan. Pembenahan tersebut, baik Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat untuk melakukan singkronisasi dan mengintegrasikan semua peraturan perundangan yang ada. "Dan juga menyampaikan kepada Bappenas untuk menjadi plan besar bersama," ucap Pramono.

(Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×