kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.869   -66,00   -0,37%
  • IDX 5.858   -37,68   -0,64%
  • KOMPAS100 759   -4,99   -0,65%
  • LQ45 579   -5,22   -0,89%
  • ISSI 203   0,15   0,07%
  • IDX30 328   -3,07   -0,93%
  • IDXHIDIV20 403   -4,27   -1,05%
  • IDX80 86   -0,58   -0,67%
  • IDXV30 109   -0,59   -0,54%
  • IDXQ30 106   -1,15   -1,08%

Jokowi ingin harga BBM di Papua Rp 7.000/liter


Senin, 17 Oktober 2016 / 18:29 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Kabar baik bagi masyarakat Papua. Presiden Joko Widodo sebentar lagi akan menurunkan harga bahan bakar minyak / BBM di Papua.

Rencananya, penurunan harga ini akan dilakukan Selasa (18/10) besok. Dengan penurunan harga tersebut, harga BBM di Papua yang saat ini berkisar antara Rp 60.000 sampai Rp 100.000 akan ditekan menjadi tinggal Rp 7.000 per liter.

"Akan satu harga dengan wilayah lain, karena selama ini sudah terjadi ketidakadilan harga di Papua," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Mahmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Senin (17/10).

Jokowi mengatakan, dirinya sudah meminta kepada Pertamina untuk melaksanakan upaya tersebut. Dia telah memerintahkan kepada Pertamina untuk mencari cara agar harga BBM di Papua bisa sama dengan wilayah lain di Indonesia.

“Dirut Pertamina menyampaikan ke saya kalau harga Rp. 7.000 per liter maka ruginya banyak, tapi ini bukan masalah untung rugi, kesamaan harga penting untuk mendorong pergerakan ekonomi di Papua," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×