kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.859   16,00   0,09%
  • IDX 8.210   -54,87   -0,66%
  • KOMPAS100 1.160   -8,23   -0,70%
  • LQ45 833   -6,58   -0,78%
  • ISSI 295   -1,06   -0,36%
  • IDX30 433   -3,12   -0,72%
  • IDXHIDIV20 517   -3,71   -0,71%
  • IDX80 129   -1,31   -1,00%
  • IDXV30 143   -0,16   -0,11%
  • IDXQ30 140   -0,98   -0,69%

Jokowi ingin ASEAN dan Korsel berkolaborasi kembangkan industri kreatif


Senin, 25 November 2019 / 15:29 WIB
Jokowi ingin ASEAN dan Korsel berkolaborasi kembangkan industri kreatif
Presiden Jokowi bertemu para peneliti dan ilmuwan Indonesia yang berada di Korea Selatan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa ASEAN dan Korea Selatan memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri kreatif. Karena itu, presiden berharap ada kolaborasi ASEAN dan Korsel dalam mengembangkan industri kreatif. 

Hal itu ia sampaikan dalam forum ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit. Industri kreatif dinilai memberi sumbangan besar bagi perekonomian Korea.

Baca Juga: Jokowi mengajak para CEO Korsel untuk bekerja sama membangun ibu kota baru Indonesia

"Ekspor industri kreatif ROK menyumbang US$ 5,79 miliar ke perekonomian nasionalnya," ujar Jokowi dalam siaran pers, Senin (25/11). 

Angka tersebut membuat Korea menempati posisi teratas dalam Bloomberg Innovation Index pada tahun 2014-2017 di sektor industri kreatif.

Industri kreatif harus didorong dalam perekonomian ke depan. Termasuk bagi ASEAN dengan jumlah penduduk yang besar dapat menjadi aset bagi industri kreatif.

"ASEAN dengan lebih dari 647 juta penduduk merupakan aset bagi pengembangan industri kreatif," terang Jokowi. 

Baca Juga: Kepala BKPM akan temani Jokowi bertemu para korporat kakap Korea Selatan




TERBARU

[X]
×