kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.720   76,91   1,36%
  • KOMPAS100 740   12,02   1,65%
  • LQ45 561   7,45   1,35%
  • ISSI 199   2,41   1,23%
  • IDX30 318   3,56   1,13%
  • IDXHIDIV20 391   1,72   0,44%
  • IDX80 84   1,30   1,56%
  • IDXV30 107   -0,03   -0,03%
  • IDXQ30 102   0,71   0,69%

Jokowi dikabarkan akan lantik 4 pejabat negara, 2 diantaranya menteri, Rabu (28/4)


Rabu, 28 April 2021 / 00:08 WIB
ILUSTRASI. Jokowi dikabarkan akan lantik 4 pejabat negara, 2 diantaranya menteri, Rabu (28/4)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet atau perombakan Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (28/4). Kabarnya pelantikan para pejabat tersebut akan dilakukan pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan kabar yang beredar, ada dua menteri yang akan dilantik dan satu kepala lembaga serta satu orang dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jokowi kabarnya akan melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Investasi dan Menteri Pendikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Selain itu, Jokowi juga dikabarkan akan melantik Laksana Tri Handoko yang saat ini Kepala LIPI menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ini berbeda bila mengutip pemberitaan Kompas.com, bahwa yang akan dilantik jadi kepala BRIN adalah Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro. 

Baca Juga: Presiden belum pernah menyatakan akan melakukan reshuffle kabinet

Kemudian, Jokowi juga dikabarkan akan melantik Indriyanto Seno Adjie menjadi Dewan Pengawas KPK menggantikan Artidjo Alkostar yang meninggal beberapa waktu lalu.

Mengutip Kompas.com, Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, perihal reshuffle hanya diketahui oleh Presiden Jokowi. Hal itu, kata dia, sepenuhnya menjadi hak Presiden. 

"Dalam bahasa rakyat, hanya Presiden Joko Widodo dan Tuhan YME yang tahu, kapan, siapa yang akan menduduki jabatan menteri, setidaknya di dua kementerian baru tersebut," kata Fadjroel melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa. 

"Atau dalam bahasa legal, reshuffle adalah hak prerogatif Presiden," tuturnya. 

Baca Juga: Presiden kunjungan kerja, Istana pastikan tidak ada reshuffle besok

Adapun kabar bahwa reshuffle kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin menguat pasca-rencana peleburan Kemendikbud dengan Kemenristek, serta dibentuknya Kementerian Investasi. 

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin sebelumnya menyampaikan bahwa reshuffle akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, Ngabalin tidak menjelaskan secara detail terkait rencana reshuffle.

Selanjutnya: Sri Mulyani mengapresiasi UMKM memiliki peran sangat penting dalam perekonomian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×