kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Johan: Pencegahan, penindakan KPK harus harmonis


Senin, 14 Desember 2015 / 19:56 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Johan Budi, calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkomitmen untuk mengharmonisasikan tahap pencegahan dan penindakan dengan porsi yang sama. Pasalnya, saat ini publik hanya melihat KPK lebih getol melakukan penindakan.

Padahal, sekarang KPK lebih banyak melakukan tahap pencegahan. Hal ini terlihat, dari sisi anggaran yang dikeluarkan oleh KPK.

"Kita juga melakukan pencegahan dengan cara kampanye serta melakukan kajian sehingga efeknya tidak langsung terasa," kata Johan yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana tugas Wakil Ketua KPK, Senin (13/12).

Johan menegaskan, tidak ada gunanya melakukan penindakan membabi buta tanpa disertai pencegaha. Begitu juga sebaliknya, pencegahan tanpa penindakan KPK hanya dianggap angin lalu.

Asal tahu saja, Johan Budi hari ini menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Sampai berita ini diturunkan, proses uji tersebut belum rampunh lantaran di skros utuk istirahat selama satu jam.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×