kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.743   -1,00   -0,01%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

JK: RI akan tegas pasca penembakan kapal China


Senin, 20 Juni 2016 / 20:54 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

China menyatakan negerinya tidak hendak melanggar kedaulatan Indonesia atas Kepulauan Natuna, namun Kalla mengatakan, kapal China sering kali beroperasi di perairan dekat kepulauan itu lantaran menganggapnya sebagai "wilayah tangkap ikan nelayan China sejak dulu."

"Namun, kami akan fokus pada persoalan legalnya saja," kata Kalla merujuk pada Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa atas Hukum Laut (UNCLOS).

"Kami akan mengirim pesan pada pihak tersebut untuk menghormati kedaulatan wilayah negeri ini sesuai dengan hukum yang berlaku."

China telah mengklaim sebagian besar wilayah perairan Laut China Selatan yang bernilai sekitar lima triliun dolar Amerika Serikat dari jalur kapal dagang tiap tahunnya.

Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan Brunei juga ikut menyatakan kepemilikan atas wilayah tersebut, demikian Reuters melaporkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×