kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

JK: RI akan tegas pasca penembakan kapal China


Senin, 20 Juni 2016 / 20:54 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

China menyatakan negerinya tidak hendak melanggar kedaulatan Indonesia atas Kepulauan Natuna, namun Kalla mengatakan, kapal China sering kali beroperasi di perairan dekat kepulauan itu lantaran menganggapnya sebagai "wilayah tangkap ikan nelayan China sejak dulu."

"Namun, kami akan fokus pada persoalan legalnya saja," kata Kalla merujuk pada Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa atas Hukum Laut (UNCLOS).

"Kami akan mengirim pesan pada pihak tersebut untuk menghormati kedaulatan wilayah negeri ini sesuai dengan hukum yang berlaku."

China telah mengklaim sebagian besar wilayah perairan Laut China Selatan yang bernilai sekitar lima triliun dolar Amerika Serikat dari jalur kapal dagang tiap tahunnya.

Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan Brunei juga ikut menyatakan kepemilikan atas wilayah tersebut, demikian Reuters melaporkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×