kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

JK: Reshuffle perlu dilakukan


Selasa, 30 Juni 2015 / 22:18 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai perlu ada perombakan kabinet atau reshuffle agar kinerja pemerintah lebih baik. Tidak dijelaskan kapan perombakan kabinet itu akan dilakukan.

"Ya, tentulah gunanya meningkatkan kinerja-kinerja pemerintah. Bukan masalah personal, agar kinerja pemerintah itu baik," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (30/6).

Kalla enggan memastikan apakah perombakan itu akan dilakukan sebelum atau setelah Lebaran.

Wapres juga menyampaikan bahwa kinerja menteri, khususnya menteri yang membawahi bidang ekonomi, masih ada yang perlu ditingkatkan. Namun, ada juga kinerja menteri yang cukup baik hingga sangat baik.

"Ya, sangat baik ada, cukup baik ada, ada juga yang perlu ditingkatkan. Tentu namanya manusia ya pasti ada kurang kurang sedikit," ujar Kalla.

Awal bulan ini, Presiden Jokowi telah meminta seluruh menterinya membuat laporan kerja sekaligus rencana kerja hingga November mendatang. Laporan para menteri dan rencana kerja satu semester itu merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi kerja kabinet yang selalu dilakukan Jokowi untuk melihat sejauh mana program tercapai dan mengetahui masalah apa yang menghambat kerja kabinet. Meski demikian, Presiden tidak mengatakan bahwa evaluasi ini akan berujung pada perombakan kabinet. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×