kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

JK: Kejar pertumbuhan 7%, butuh investasi Rp 700 T


Kamis, 18 Desember 2014 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Sebelum Tukar Valas, Intip Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini Senin (3/7)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/14/12/2022.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7% bisa tercapai pada tahun 2016 nanti. Untuk mencapai target itu pemerintah akan mengandalkan investasi agar masuk.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan dana investasi yang dibutuhkan untuk menutupi target itu sebesar Rp 700 triliun. Ia mengasumsikan, setiap peningkatan pertumbuhan ekonomi 1%, jumlah investasi yang dibutuhkan adalah lima kali dari nilai pertumbuhannya.

Saat ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,8%, sesuai dengan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2015. "Untuk mencapai 7% perlu tambahan lagi sekitar 1,5%," ujar JK, Kamis (18/12).

Oleh karenanya JK ingin pemerintah daerah membantu pemerintah pusat dalam menyederhanakan perizinan. Hal itu disampaikan langsung oleh JK dihadapan para kepala daerah, dalam acara musyawarah perencanaan pembangunan nasional (Musrenbangnas).

Sementara menteri keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan target pertumbuhan ekonomi 7% bisa tercapai di tahun 2016, dengan catatan semua skenario rencana pembangunan tahun 2015 berjalan mulus. Misalnya, kebijakan yang mendorong pertumbuhan lapangan kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×