kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.922   11,00   0,06%
  • IDX 6.412   77,75   1,23%
  • KOMPAS100 847   11,30   1,35%
  • LQ45 638   5,57   0,88%
  • ISSI 221   3,00   1,38%
  • IDX30 359   2,43   0,68%
  • IDXHIDIV20 443   1,50   0,34%
  • IDX80 96   1,16   1,22%
  • IDXV30 120   0,93   0,78%
  • IDXQ30 115   0,46   0,40%

JK: Kejar pertumbuhan 7%, butuh investasi Rp 700 T


Kamis, 18 Desember 2014 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Sebelum Tukar Valas, Intip Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini Senin (3/7)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/14/12/2022.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7% bisa tercapai pada tahun 2016 nanti. Untuk mencapai target itu pemerintah akan mengandalkan investasi agar masuk.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan dana investasi yang dibutuhkan untuk menutupi target itu sebesar Rp 700 triliun. Ia mengasumsikan, setiap peningkatan pertumbuhan ekonomi 1%, jumlah investasi yang dibutuhkan adalah lima kali dari nilai pertumbuhannya.

Saat ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,8%, sesuai dengan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2015. "Untuk mencapai 7% perlu tambahan lagi sekitar 1,5%," ujar JK, Kamis (18/12).

Oleh karenanya JK ingin pemerintah daerah membantu pemerintah pusat dalam menyederhanakan perizinan. Hal itu disampaikan langsung oleh JK dihadapan para kepala daerah, dalam acara musyawarah perencanaan pembangunan nasional (Musrenbangnas).

Sementara menteri keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan target pertumbuhan ekonomi 7% bisa tercapai di tahun 2016, dengan catatan semua skenario rencana pembangunan tahun 2015 berjalan mulus. Misalnya, kebijakan yang mendorong pertumbuhan lapangan kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×