kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.920   7,00   0,04%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

JK: Jangan ada lagi kader Golkar dipecat


Rabu, 26 November 2014 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. Dalam sepekan, kurs rupiah spot menguat 1,03% ke Rp 14.840 per dolar AS hingga Jumat (9/6).


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil presiden Jusuf Kalla, yang juga mantan ketua umum partai Golkar menilai kisruh di tubuh partai Golkar harus disikapi dengan tenang. Oleh karenanya, jika ada perbedaan pendapat jangan sampai berujung kepada pemecatan.

Sebelumnya kedua kubu yang berseteru di dalam tubuh partai Golkar, saling menuding kubu lawannya menyalahi aturan partai. Kedua kubu yang masing-masing antara pihak pro Abu Rizal Bakrie, dan penentangnya saling memecat satu sama lain.

Misalnyabkubu Ical, memecat Priyo Budi Santoso, dan Agung Laksono. Sementara kubu Priyo dan Agung memecat Idrus Marham. "Kalo perbedaan pendapat jangan pecat-pecat lah," ujar JK, di kantornya Jakarta, Rabu (26/11).

JK mengaku sudah berbicara dengan Ical, dalam pembicaraannya JK meminta Ical agar menjamin proses demokrasi ditubuh Golkar harus transparan dan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Sehingga, pemilihan ketua umum dilakukan melalui proses yang benar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×