kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.875   -25,00   -0,15%
  • IDX 8.012   76,70   0,97%
  • KOMPAS100 1.130   13,21   1,18%
  • LQ45 819   3,38   0,41%
  • ISSI 283   5,05   1,82%
  • IDX30 427   0,37   0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -2,58   -0,50%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,29   0,21%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Jika Subsisi BBM Dihapus, KAI Naikkan Tarif Kereta Api


Senin, 25 Mei 2009 / 17:04 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengancam akan menaikkan tarif kereta api jika pemerintah memangkas jatah BBM subsidi. Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama KAI Ignasius Jonan usai rapat tentang revitalisasi kereta api di kantor Wapres, Senin (25/4). “Ya, akan kami naikkan tarifnya,” ucapnya.

Jonan mengatakan, setiap tahun, KAI mengkonsumsi BBM sebesar 2 juta kilo liter. KAI mengatakan, harus menaikkan tarif kereta api untuk kelas bisnis dan eksekutif jika jatah BBM dihapus. Namun, KAI tidak akan menaikkan tarif untuk kelas ekonomi.

Jonan menambahkan, jika pemerintah memangkas subsidi BBM sebanyak 10%, maka KAI akan menaikkan tarif hingga 5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×