kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Jika DPT mundur lagi, bisa mengganggu logistik


Senin, 28 Oktober 2013 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di salah satu kantor cabang Bank BUMN di Jakarta, Kamis (2/6). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/06/2022.


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU), mengatakan persiapan logistik pemilu akan terganggu jika penetapan daftar pemilih tetap (DPT) diundur ketiga kalinya. Saat ini, DPT sudah diundur dua kali atas rekomendasi Bawaslu karena banyak data bermasalah.

"Kita berharap tidak diundur lagi, karena akan mengganggu (persiapan) logistik," kata komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada wartawan di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Ferry menjelaskan, pengadaan jumlah logistik pemilu mulai dari surat suara, tinta, kotak dan bilik suara, formulir C1 dan lain sebagainya, sesuai undang-undang, harus merujuk DPT. Dari jumlah DPT ini kemudian, logistik pemilu akan diketahui.

Penetapan DPT yang semula akan ditetapkan pada 23 Oktober, diundur selama dua pekan hingga 4 November 2013. Pengunduran penetapan DPT ini dilatarbelakangi atas desakan partai politik dan rekomendasi Bawaslu yang menemukan 10 juta sekian daftar bermasalah. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×