kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.064   -42,06   -0,59%
  • KOMPAS100 954   -7,36   -0,77%
  • LQ45 682   -5,06   -0,74%
  • ISSI 255   -2,66   -1,03%
  • IDX30 378   -1,64   -0,43%
  • IDXHIDIV20 463   -2,18   -0,47%
  • IDX80 107   -0,76   -0,70%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 120   -0,96   -0,79%

Jemaah Haji Madinah Diimbau Bijak Belanja, Hindari Bawaan Berlebih Jelang ke Makkah


Selasa, 28 April 2026 / 14:24 WIB
Jemaah Haji Madinah Diimbau Bijak Belanja, Hindari Bawaan Berlebih Jelang ke Makkah
ILUSTRASI. Tempat Belanja Oleh-oleh Haji di Madinah (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MADINAH. Pemerintah mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak berlebihan dalam berbelanja selama berada di Madinah, menyusul meningkatnya aktivitas pembelian oleh-oleh menjelang pergerakan ke Makkah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan tren belanja jemaah mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Namun, jemaah diminta tetap mengendalikan diri agar tidak membawa barang bawaan berlebih yang dapat menyulitkan mobilitas.

“Kami juga memantau kondisi terakhir, kami melihat adanya peningkatan aktivitas berbelanja di wilayah Madinah,” tutur Maria dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Sebanyak 1.373 Jemaah Haji Menjalani Rawat Jalan di Madinah

Menurutnya, jemaah masih akan melanjutkan perjalanan ke Makkah sehingga barang bawaan yang terlalu banyak berpotensi menyulitkan diri sendiri, bahkan bisa mengganggu kenyamanan jemaah lain selama proses perpindahan.

Ia juga mengingatkan bahwa peluang berbelanja masih terbuka di Makkah, sementara kapasitas bagasi jemaah sangat terbatas. Di sisi lain, layanan pengiriman kargo tidak selalu mudah diakses, sehingga pembelian barang dalam jumlah besar berisiko menimbulkan kendala logistik.

Karena itu, jemaah diimbau untuk berbelanja secara bijak dengan mengutamakan kebutuhan, bukan keinginan. Fokus utama tetap pada kelancaran dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah haji.

“Maka dari itu, kendalikan diri dalam berbelanja, berbelanjalah dengan bijak, utamakan kebutuhan dan fokus pada kelancaran ibadah,” ungkapnya.

Selain soal belanja, pemerintah juga kembali menekankan pentingnya menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama beribadah di Madinah.

Pemerintah, lanjut Maria, berkomitmen menghadirkan layanan haji yang ramah bagi seluruh jemaah, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto.

Dengan berbagai imbauan tersebut, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan meraih haji yang mabrur.

Baca Juga: Basarnas: Korban Kecelakaan KA Argo Bromo vs Commuter Line Tak Ada Anak Kecil

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kemudian kemudahan dan juga perlindungan kepada seluruh jemaah haji Indonesia dan menjadikan ibadah hajinya mabrur dan mabruroh,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×