kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jelang libur akhir tahun, impor barang konsumsi banjiri pasar Indonesia


Senin, 16 Desember 2019 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memilih aneka buah yang dijual di Hypermart, Jakarta, Kamis (24/06). US Department Agriculture mencatat, impor buah pir Indonesia pada tahun 2007/2008, sebanyak 90.580 ton. Angka impor tersebut mengalami penurunan 7,5% pada tahun 2008/2009 menj


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Sementara itu, peningkatan impor juga terjadi pada bahan baku, yaitu 2,64% mom. Meski begitu, bila dibandingkan secara year on year, terjadi penurunan 13,23%.

Peningkatan pada bulan November 2019 ini didorong juga oleh peningkatan impor emas dari Hongkong dan Singapura serta impor gandum dari Ukraina dan Kanada, serta barang baku lainnya.

Baca Juga: Neraca perdagangan mengalami defisit US$ 1,33 miliar pada November 2019

Impor barang modal pun juga tercatat naik 2,58% mom meski bila dibandingkan dengan November 2018 tercatat turun 3,55% yoy. Peningkatan terjadi pada impor notebook dan komputer dari China, juga transportation crane dan peralatan radio yang diimpor dari Perancis dan Amerika Serikat (AS).

"Sementara itu, komposisi impor tetap tidak berubah, yaitu masih 72,8% dari bahan baku atau penolong, 16,33% dari barang modal, dan 10,87% dari barang konsumsi," ujar Suhariyanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×