kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Januari mencatat inflasi 1,07%


Senin, 03 Februari 2014 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/2020/02/06


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi sepanjang Januari 2014 sebesar 1,07%. Jika dibandingkan bulan Desember 2013 lalu, memang mengalami kenaikan namun lebih rendah dibanding Januari 2013 lalu yang mencapai 1,3%.

Dengan inflasi inti sebesar 0,56%. Sementara untuk inflasi year on year tercatat sebesar 8,22%. Untuk inflasi inti year on year sebesar 4,53%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, inflasi paling tinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 3,79%. Menurutnya, curah hujan yang tinggi menjadi penyebab utama yang mendorong inflasi. "Andil terbesar memang terbesar pada bahan makanan sebesar 0,56%," ujar Suryamin, Senin (3/2) di Jakarta.

Sebelumnya pemerintah memperkirakan, bulan Januari ini inflasi ada di bawah 1%. Menteri Keuangan Chatib Basri bilang, tahun ini pihaknya berhasil mengendalikan kenaikan harga pangan yang disebabkan curah hujan dan gangguan cuaca lainnya.

Sepanjang bulan Januari 2014 juga terjadi berbagai bencana alam di beberapa daerah. Hal itu ikut mendorong inflasi, sehingga meningkat dari akhir tahun 2013 lalu. Pada tahun 2014 ini Pemerintah sebetulnya menargetkan inflasi sebesar 5,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×