CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Januari mencatat inflasi 1,07%


Senin, 03 Februari 2014 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/2020/02/06


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi sepanjang Januari 2014 sebesar 1,07%. Jika dibandingkan bulan Desember 2013 lalu, memang mengalami kenaikan namun lebih rendah dibanding Januari 2013 lalu yang mencapai 1,3%.

Dengan inflasi inti sebesar 0,56%. Sementara untuk inflasi year on year tercatat sebesar 8,22%. Untuk inflasi inti year on year sebesar 4,53%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, inflasi paling tinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 3,79%. Menurutnya, curah hujan yang tinggi menjadi penyebab utama yang mendorong inflasi. "Andil terbesar memang terbesar pada bahan makanan sebesar 0,56%," ujar Suryamin, Senin (3/2) di Jakarta.

Sebelumnya pemerintah memperkirakan, bulan Januari ini inflasi ada di bawah 1%. Menteri Keuangan Chatib Basri bilang, tahun ini pihaknya berhasil mengendalikan kenaikan harga pangan yang disebabkan curah hujan dan gangguan cuaca lainnya.

Sepanjang bulan Januari 2014 juga terjadi berbagai bencana alam di beberapa daerah. Hal itu ikut mendorong inflasi, sehingga meningkat dari akhir tahun 2013 lalu. Pada tahun 2014 ini Pemerintah sebetulnya menargetkan inflasi sebesar 5,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×