kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jaksa Agung: Reformasi Birokrasi Kejaksaan Belum Baik


Kamis, 22 Juli 2010 / 09:49 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kejaksaan Agung mengakui program reformasi birokrasi masih belum berjalan dengan baik. Sebab, masih ada pegawai kejaksaan yang nakal.

"Harus diakui program pembaruan kejaksaan dalam pelaksanaanya masih dirasakan kurang berjalan dengan baik karena masih adanya perbuatan tercela yang dilakukan oknum aparat kejaksaan," ujar Jaksa Agung Hendarman Supandji dalam peringatan Hari Bhakti Adyaksai ke-50 di Kejaksaan Agung, Rabu pagi (22/7).

Hendarman mengatakan, kelemahan pelaksanaan program reformasi birokrasi dikarenakan adanya kecenderungan miskin implementasi oleh petugas lapangan. Karena itu, dia berjanji setiap satuan unit yang dibentuk akan dilakukan pemeriksaan serta penindakan jika melakukan kesalahan.

"Jangan ada lagi penyimpangan dalam pelaksanaan tugas, jangan lagi terjadi kebocoran dalam pengelolaan anggaran, baik anggaran pengeluaran maupun penerimaan keuangan negara dari hasil dinas," tegas mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus ini.

Akibat reformasi birokrasi yang masih tersendat ini, Hendarman menyatakan, terjadi sikap ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat kejaksaaan terutama yang menangani perkara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×