kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Begini Program 100 Hari Sakti Wahyu Trenggono


Senin, 21 Oktober 2024 / 14:54 WIB
Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Begini Program 100 Hari Sakti Wahyu Trenggono
ILUSTRASI. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sakti Wahyu Trenggono kembali menakhodai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Presiden Prabowo Subianto menunjuk Trenggono masuk dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Trenggono yang telah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sejak 2021 tersebut mengatakan, program kerjanya dalam 100 hari ke depan, adalah percepatan pelaksanaan target dalam lima tahun ke depan.

“Jadi kalau 100 hari itu bagaimana secepat mungkin dalam waktu dekat ini dari 5 program ini kita sudah mulai,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung KKP, Senin (21/10).

Trenggono mengungkapkan, kecepatan program yang diusung dalam lima tahun ke depan ini kembali kepada soal pembiayaan. KKP juga telah menyampaikan hal tersebut dan segera akan mendapatkan dukungan pembiayaan tersebut.

“Jadi kecepatan dukungan yang diberikan kepada kita kecepatan juga untuk melakukan itu. Tapi seluruh persiapan itu sudah kita lakukan sejak periode sebelumnya, jadi ini lanjut saja,” kata Trenggono.

Baca Juga: KKP Bakal Dorong Konsumsi Ikan melalui Program Makanan Bergizi Gratis

Adapun lima program kerja dalam lima tahun ke depan atau periode 2024-2029 terkait dengan Kebijakan Ekonomi Biru untuk Indonesia Emas, yakni:

Pertama, memperluas kawasan laut yang bertujuan untuk meningkatkan indeks kesehatan laut dan meningkatkan penyerapan karbon. Di tahun 2024-2029 KKP menargetkan luas kawasan konservasi mencapai 32,5 juta hektare (Ha)

Kedua, penangkapan ikan terukur. Ketiga, pengembangan perikanan budidaya di laut, pesisir dan darat yang berkelanjutan.

Keempat, pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Kelima, pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×