kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

ITB Batal Serahkan Gelar Doktor untuk SBY


Senin, 09 Februari 2009 / 07:36 WIB


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Niat Institut Teknologi Bandung (ITB) memberi gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ulang tahun emas Maret nanti akhirnya kandas.

Sebab, Presiden justru menginginkan ITB menimbang waktu penyerahan gelar prestisius itu lantaran bertepatan dengan masa Pemilihan Umum (Pemilu).

"Sebenarnya kami maunya saat Dies emas, tapi Presiden meminta setelah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," ujar Rektor ITB, Djoko Santoso seusai bertemu Presiden di kantornya, Jumat (6/2).

Keputusan ITB menganugerahkan gelar Doktor (HC) itu bukan karena SBY ahli dalam bidang tertentu. Melainkan lantaran menilai SBY sebagai sosok yang dalam istilah asingnya dikenal dengan conscientious.

Artinya, menurut Djoko, ITB menilai SBY sebagai pemimpin pekerja keras, cermat, tekun, dan bahkan bebas korupsi. "Inilah yang dibuthkan untuk membangun masyarakat industri dan untuk mengembangkan teknologi," jelas Djoko Ketua ikatan alumni ITB, Hatta rajasa mengatakan ITB memang telah mengevaluasi pemberian gelar Doktor (HC) pada SBY sejak 2006.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×