kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Istana: Masalah Panasonic tak terkait kereta cepat


Kamis, 04 Februari 2016 / 14:13 WIB
Istana: Masalah Panasonic tak terkait kereta cepat


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah penutupan pabrik PT Panasonic Lighting dan PT Toshiba Indonesia berhubungan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. 

Sebelumnya, penutupan pabrik itu disebut-sebut sebagai respons balasan dari Jepang karena Indonesia memilih China sebagai mitra pembangunan proyek kereta cepat.

"Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan peristiwa kereta cepat. Karena ini betul-betul proses yang terjadi pada perusahaan itu sendiri," kata Pramono, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/2). 

Pramono menuturkan, hubungan Indonesia dengan Jepang tetap baik dan tidak terpengaruh oleh pembangunan proyek kereta cepat. 

Ia menyebutkan, Jepang kini berkonsentrasi dalam proyek energi dan perhubungan di Indonesia yang nilainya sama dengan proyek kereta cepat.

"Hubungan Indonesia-Jepang, Indonesia-China, sekarang ini sudah berjalan baik, normal, karena apapun yang diputuskan oleh pemerintah dilakukan secara terbuka," ujar dia.

Menurut Pramono, Panasonic akan merelokasi para pegawainya. Pemutusan hubungan kerja akan dilakukan pada pegawai yang menolak direlokasi. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×