CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

INSA nilai target perpajakan 2018 realistis


Kamis, 17 Agustus 2017 / 22:31 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 yang dipaparkan Presiden Joko Widodo kemarin, pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan atau pajak dan bea cukai sebesar Rp 1.609,4 triliun. Angka ini lebih tinggi 9,3% dari target APBNP tahun ini yang sebesar Rp 1.472,7 triliun.

Carmelita Hartoto, Ketua Umum Indonesian National Shipowners' Association (INSA) menilai, target penerimaan tersebut masih tergolong realistis

"Karena outlook 2017 saja diperkirakan defisit 2,67% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Lebih besar dari defisit 2018 yang hanya 2,19%. Jadi masih tergolong realistis," ujar Carmelita ketika dihubungi KONTAN di Jakarta pada Kamis (17/8).

Angka pendapatan direncanakan Rp 1.878,4 triliun dan rencana belanja Rp 2.204,4 triliun, sehingga defisit Rp 325,9 triliun.

Dia menilai, defisit juga realistis dan akan ditutup dengan sumber pembiayaan anggaran yang mengacu pada kebijakan untuk mengendalikan rasio utang dalam batas aman.

"Pemerintah pun akan menjaga efisiensi pembiayaan anggaran agar tercapai fiskal yang berkelanjutan," jelas Carmelita.

Meski begitu, ia berharap tidak ada kejutan-kejutan kebijakan pemerintah dalam menarik penerimaan. "Terutama yang untuk menggenjot PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak)," tuturnya.

INSA Sebut Penerimaan Pajak 2018 Realistis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×