kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Inilah Delapan Proyek Skema PPP


Senin, 09 Agustus 2010 / 17:07 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tahun ini, pemerintah sudah siap menawarkan delapan proyek investasi kerja sama pemerintah dengan swasta berbentuk public private partnership (PPP). Proyek tersebut akan ditawarkan ke pihak swasta. Total nilainya mencapai Rp 36,76 triliun.

Delapan proyek tersebut adalah empat proyek pembangunan jalan tol. Ini tersebar di empat daerah, yakni jalur Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Sumatra Utara senilai US$ 506,38 juta. Kemudian, jalur Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Jawa Barat US$ 627,66 juta, jalur Serangan-Tanjung Benoa, di Bali US$ 158,51 juta, dan tol akses Tanjung Priok di Jakarta US$ 682,13 juta.

Proyek yang terbesar nilainya adalah pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Tengah. Ini merupakan proyek sepanjang 185 km, dari Palaci-Puruk Cahu-Bangkuang. Nilainya US$ 1,60 miliar. “Khusus untuk proyek ini sudah masuk ke tahap pre kualifikasi. Targetnya, pembangunan dimulai pada 2011-2013 mendatang,” kata Indra Darmawan, Direktur Deregulasi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), di sela-sela dialog kepastian hukum dalam proyek investasi kerja sama pemerintah-swasta, Senin (9/8).

Proyek lainnya adalah pembangunan infrastruktur transportasi laut di Tanah Ampo Cruise Terminal, Karangasem, Bali, senilai US$ 79,79 juta. Kemudian, proyek infrastruktur Umbulan Water Suply di Jawa Timur US$ 212,77 juta, serta proyek Solid Waste Mangement Improvement di Bandung US$ 47,87 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×