kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Inilah daftar Tim Transisi PSSI bentukan Menpora


Jumat, 08 Mei 2015 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. serial I Don't Love Him di Viu


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengumumkan susunan Tim Transisi PSSI di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Jumat (8/4/2015) malam. Tim ini terdiri dari 17 orang.

"Kami menggunakan tagline 'Indonesia memanggil'. Kami akan memanggil nama-nama ini pekan depan untuk membaca blueprint yang sudah kami buat. Kami juga meminta mereka untuk menunjuk ketua," ujar Menpora dalam sesi konferensi pers.

Anggota Tim Transisi PSSI

1. FX Hadirudiyatmo
2. Lodewijk F Paulus
3. Ridwan Kamil
4. Eddy Rumpoko
5. Ricky Yakobi
6. Bibit Samad Riyanto
7. Darmin Nasution
8. Cheppy T Wartono
9. Tommy Kurniawan
10. Iwan Lukminto
11. Francis Wanandi
12. Saut H Sirait
13. Andrew Darwis
14. Farid Husaini
15. Zuhairi Misrawi
16. Diaz Faisal Malik Hendropriyono
17. Velix F Wanggai

Sekadar mengingatkan, pembentukan Tim Transisi merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Menpora pada 17 April 2015. Dalam surat tersebut, Pemerintah dinyatakan tidak mengakui seluruh kegiatan keolahragaan PSSI.

Berdasarkan SK tersebut, Tim Transisi memiliki empat tugas utama yaitu menjalani fungsi yang selama ini dilakukan PSSI, memastikan keikutsertaan Indonesia di event internasional terus berjalan, melakukan supervisi agar kompetisi tetap bergulir dan merencanakan pembentukan kepengurusan PSSI yang baru melalui mekanisme FIFA.

Termutakhir, setelah menjalani pertemuan dengan klub-klub Indonesia Super League (ISL) di Hotel The Park Lane pada Rabu (6/5/2015), PT Liga Indonesia menyatakan tak sanggup melanjutkan kompetisi pada 9 Mei 2015 sesuai instruksi Menpora. Pasalnya, menurut CEO PT Liga, Joko Driyono, kompetisi merupakan properti milik PSSI. (Anju Christian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×