kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.099   19,00   0,11%
  • IDX 5.441   52,72   0,98%
  • KOMPAS100 705   8,05   1,16%
  • LQ45 549   4,21   0,77%
  • ISSI 186   3,01   1,64%
  • IDX30 306   1,07   0,35%
  • IDXHIDIV20 403   3,26   0,81%
  • IDX80 81   0,78   0,97%
  • IDXV30 112   1,76   1,59%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Ini tiga asumsi makro yang akan direvisi


Selasa, 13 Mei 2014 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Jadwa BRI Liga 1 2022/2023 Arema FC vs Madura United.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Keuangan ini akan menyampaikan draft revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (13/5). Ada tiga asumsi makro yang kemungkinan besar akan mengalami revisi.

Direktur Jendera Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, tiga asumsi makro tersebut adalah pertumbuhan ekonomi, rupiah dan lifting minyak. "Karena, berdasarkan pemantauan kami deviasinya agak jauh. Jadi, harus disesuaikan di situ (asumsi makro)," ujar Askolani, Selasa (13/5).

Bagaimana tiga asumsi makro yang baru itu, Askolani masih menutup rapat. Yang jelas, asumsi lifting minyak kemungkinan akan diturunkan ke level 818.000 barel per hari (bph). Sebelumnya, dalam APBN 2014 lifting minyak dipatok sebesar 870.000 bph.

Sebagai informasi, pagu pertumbuhan dalam bujet 2014 ditargetkan sebesar 6% dan rupiah berada pada level 10.500 per dolar Amerika Serikat. Menteri Keuangan Chatib Basri sebelumnya pernah menegaskan, pertumbuhan ekonomi di tahun ini maksimal hanya bisa tumbuh sebesar 5,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×