kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Ini tiga asumsi makro yang akan direvisi


Selasa, 13 Mei 2014 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Jadwa BRI Liga 1 2022/2023 Arema FC vs Madura United.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kementerian Keuangan ini akan menyampaikan draft revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (13/5). Ada tiga asumsi makro yang kemungkinan besar akan mengalami revisi.

Direktur Jendera Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, tiga asumsi makro tersebut adalah pertumbuhan ekonomi, rupiah dan lifting minyak. "Karena, berdasarkan pemantauan kami deviasinya agak jauh. Jadi, harus disesuaikan di situ (asumsi makro)," ujar Askolani, Selasa (13/5).

Bagaimana tiga asumsi makro yang baru itu, Askolani masih menutup rapat. Yang jelas, asumsi lifting minyak kemungkinan akan diturunkan ke level 818.000 barel per hari (bph). Sebelumnya, dalam APBN 2014 lifting minyak dipatok sebesar 870.000 bph.

Sebagai informasi, pagu pertumbuhan dalam bujet 2014 ditargetkan sebesar 6% dan rupiah berada pada level 10.500 per dolar Amerika Serikat. Menteri Keuangan Chatib Basri sebelumnya pernah menegaskan, pertumbuhan ekonomi di tahun ini maksimal hanya bisa tumbuh sebesar 5,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×