kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini pesan terakhir kepala BP Migas kepada menteri


Rabu, 14 November 2012 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Dua emiten kertas Sinar Mas mencetak kinerja positif sepanjang enam bulan pertama tahun ini.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Edy Can

JAKARTA. Mahkamah Konstitusi telah membubarkan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Atas putusan itu, Kepala BP Migas menyampaikan satu pesan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik.

Priyono telah menyampaikan pesan itu kepada Jero Wacik dalam pertemuan Selasa (14/11) malam. Dia meminta Jero Wacik memperhatikan nasib 1.200 karyawan BP Migas. "Adalah bohong kalau kesejahteraan negara dilihat tetapi kesejahteraan anak buah tidak diperhatikan," kata Priyono, Rabu (14/11).

Menurut Priyono, Jero Wacik setuju menjaga hak-hak karyawan BP Migas. Hasil pertemuan itu juga telah disampaikan kepada seluruh karyawan BP Migas.

Sebagai informasi, Mahkamah Konstitusi menilai fungsi dan tugas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Usaha Minyak dan Gas (BP Migas) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Sebab, majelis hakim konstitusi menyatakan fungsi dan tugas BP Migas mendegradasi  penguasaan negara atas sumber daya alam. Karena tidak memiliki landasan hukum, MK menilai BP Migas tidak bisa melanjutkan fungsinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×